Sabtu, 18 Juli 2009

Flu Babi : 4 Orang Sembuh, Hari Ini Pulang


RSDS jum’at 17/7/09*** Perkembangan kasus suspect flu babi di RSUP Dr Sardjito sampai hari ini Jum’at 17 Juli 2009 cukup menggembirakan, 4 orang masing masing AR yang masuk pada hari senin (13/7) dan VS, Al, Ch yang masuk pada hari selasa (14/7) boleh berlega karena hari ini (Jum’at,17/7/09) keempat-empatnya diperbolehkan pulang oleh Tim Medis Penanggulangan Flu Babi RSUP Dr Sardjito yang diketuai oleh Dr. H. Sumardi,SpPD-KP dan mereka dinyatakan Sembuh. Selain itu pasien berinisial W yang bertugas sehari-hari sebagai tenaga kebersihan di Ruang Kartika, sehari sebelumnya juga telah mendahului pulang dan dinyatakan Sembuh. 
Namun demikian Ruang isolasi khusus flu babi di Bangsal Kartika sampai saat ini masih merawat satu keluarga masing-masing pasangan suami istri dan seorang anak perempuannya. Ketiganya masih menjalani perawatan intensive walaupun suami istri ini suhu tubuhnya telah membaik dan tidak panas lagi. Pasangan ini diidentifikasikan tertular setelah kontak dengan WNA saat melayani pembelian obat, sebelum WNA tersebut akhirnya dirawat selama 5 hari di RSUP Dr Sardjito dengan hasil dinyatakan positif H1N1 dan pulang dinyatakan sembuh oleh tim medis.
Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Trisno Heru Nugroho,M.Kes mengemukakan bahwa semua pasien yang suspect flu babi H1N1 semua dipulangkan dalam kondisi sembuh, sehingga masyarakat jangan resah maupun khawatir akan terjadi penularan berlanjut dari mereka,” terangnya.
Walaupun ada pasien yang hasilnya positif, lanjut Heru Nugroho, RSUP Dr Sardjito dapat memberikan pelayanan pengobatan dengan baik sehingga mereka bisa sembuh, sehingga masyarakat umum jangan panik dan khawatir berlebihan namun diminta tetap waspada terutama jika habis bepergian dari daerah pandemi Flu babi himbaunya.
Sementara itu keenam dokter RSUP Dr Sardjito yang melakukan tindakan preventive dengan tetap tinggal di RSUP Dr Sardjito sehabis lawatan dari Korea, pada siang hari ini juga telah pulang ke rumah masing-masing sehingga jumlah penderita suspect flu babi yang masih di rawat sampai saat ini hanya 3 pasien yang merupakan satu keluarga. (Banu)


Jumat, 17 Juli 2009

Lagi, 2 Pasien Suspec Flu Babi Masuk RS Dr. Sardjito

RSDS-Kamis,16/7/09 Pukul 14.00*** Siang Ini pasangan suami istri  warga Kodya Yogyakarta masuk ke Bangsal Isolasi Flu babi di Kartika RSUP Dr Sardjito tepat pukul 13.30 WIB. Mereka merasakan demam, batuk dan pilek.

Masuknya suami istri ini karena ada riwayat pernah kontak dengan WNA warga Australia yang dinyatakan Positif Influenza A (H1N1). Riwayat kontak diakui saat si istri yang bekerja di salah satu apotik besar di Yogyakarta, melayani pembelian obat dari WNA yang dinyatakan positif tersebut sebelum WNA itu masuk RSUP Dr Sardjito.

dengan adanya tambahan 2 warga DIY yang dirawat di RSUP Dr Sardjito, maka jumlah penderita yang dirawat di Bangsal Kartika sampai saat ini berjumlah 7 orang. (banu)

  

Pembiayaan Pasien H1N1

RSDS-Kamis,16/7/09 Pukul 13.00 WIB***Diinformasikan ulang bahwa pada tanggal 7 Juli 2009, menteri kesehatan RI telah mengeluarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : 522/Menkes/SK/VII/2009, isinya bahwa semua penderita Influenza A Baru (H1N1) baik yang rawat inap maupun rawat jalan dibebaskan sepanjang mengenai kriteria Suspeck, Probabel dan konfirm sampai dinyatakan PCR (-) / negatif atau dinyatakan sembuh.

Kepala Bagian Hukum dan Humas RSDS mengungkapkan bahwa rumah sakit meralat statment yang menyatakan adanya pembayaran bagi pasien flu babi "kami informasikan ulang bahwa setelah adanya SK Menkes tersebut maka rumah sakit membebaskan biaya bagi pasien-pasien yang telah menjalani rawat inap di Bangsal Kartika, sehingga perlu diluruskan kembali informasi yang kemarin telah tersebar" Jelasnya. (banu) 

Kamis, 16 Juli 2009

Yogyakarta Flu Babi Positif 2 orang

(RSUP Dr Sardjito, Kamis 16/7/09, Pukul 11.30 WIB) ***RSUP Dr Sardjito sejak menangani Flu Babi pertama kali pada 09 Juli 2009 dengan pasien pertama AR (18) sampai saat ini telah mendapatkan 2 orang positif Flu Babi berdasarkan hasil laboratorium Depkes di Jakarta. Tercatat sampai hari ini Kamis (16/7/09) pasien yang sudah dipulangkan sebanyak 5 orang pasien. Dari 5 orang yang dipulangkan, dua orang atas nama AR (18) Pelajar yang melakukan pertukaran pelajar di California AS dan ED (23) WNA asal Australia dinyatakan Positif terkena H1N1. Adapun nama-nama pasien yang telah pulang secara keseluruhan diantaranya AR (18), NV (18), G (18), GS (43) dan ED (23).
Bagi yang dinyatakan positif, Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito menghimbau kepada seluruh pasien terutama AR dan ED untuk mengkarantina dirumah sendiri selama satu minggu kedepan, “sebaiknya mereka mengkarantina diri dirumah, sesudah 1 minggu tidak boleh kontak sesudah itu bebas, artinya dirumah masih jaga diri tidak kontak dengan orang lain baik yang dinyatakan hasilnya positif maupun yang negatif.

Sementara itu pasien anak-anak ES (7 th) yang semula diduga Suspec Flu babi ternyata setelah dilakukan pemeriksaan laborat dinyatakan bukan kasus suspect flu babi namun hanya menderita ISPA, sehingga pada rabu 15/7/09 kemarin diperbolehkan pulang.
 
Sampai saat ini yang masih dirawat 5 orang dengan suhu tubuh dibawah 37, “tentunya beberapa hari kedepan saya yakin mereka akan segera dipulangkan” Papar Trisno Heru Nugroho,M.Kes

Dikatakan lebih lanjut untuk dokter yang habis kunjungan dari korea bertambah 1 orang yang dirawat, jadinya saat ini ada 6 dokter yang tinggal dalam perawatan di ruang terpisah, “Kemarin masuk 1 dokter perempuan karena panas, saat ini diisolasi dilain tempat dan mendapatkan tretment supaya teratasi problem kesehatan mereka dari korea, dan hasil tesnya kemungkinan empat hari kedepan “ Paparnya.

Untuk hasil tes para dokter ini, apapun hasilnya akan kita informasikan kepada teman-teman wartawan. Teruntuk pasien yang meskipun sembuh, trisno heru menegaskan, tidak ada perlakukan berbeda, semua yang disuspekkan katanya harus tetap melakukan isolasi dirumah walaupun hasilnya negatif.
 
Dari catatan Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, saat ini berarti total yang diduga Flu Babi sebanyak 11 orang, 6 dokter 5 pasien non dokter. Berikut inisial pasien yang masih dirawat di Kartika sampai Kamis 16/7/09 yaitu ; W (53), AR (20), VS (20), Al (14), Ch 914). (Banu-RS Sardjito).


Hasil Test, Pasien WNA Positif H1N1

Kabar terbaru yang dihimpun dari tim penanggulangan flu babi pagi ini Kamis, 16/7/09 Pukul 08.30 WIB diperoleh informasi dari Dr. H. Sumardi,SpPD-KP bahwa hasil laboratorium DEPKES dari Jakarta sudah diperoleh, hasilnya Pasien ED asal Australia yang sempat dirawat sejak tanggal 11 s.d 14 Juli 2009 di ruang kartika RSUP Dr Sardjito ternyata dinyatakan Positif terkena Virus H1N1 / Flu Babi.

Sementara itu pasien lain yang telah pulang bersamaan dengan ED pada tanggal 14 Juli 2009 masing-masing NV (18) ,G (18),GS (43)  semua dinyatakan negatife terhadap Flu babi. dan pasien anak-anak AS (7 th) pada rabu 15/7/09 juga diperbolehkan pulang oleh dr. Amalia Setyati,SpA (Wakil Ketua Tim Penanggulanagn Tim Flu Babi) karena hanya menderita ISPA dan BUKAN Flu Babi. Kepala Bagian Hukum dan humas RSUP Dr Sardjito juga mengatakan bahwa pasien ED pulang dalam keadaan sembuh "Pasien ED WNA asal Australia ini kami pulangkan dalam keadaan sembuh, sehingga walaupun hasilnya positife tetapi orang yang terserang H1N1 dapat disembuhkan sehingga masyarakat dihimbau jangan khawatir berlebihan terhadap virus ini namun diminta tetap waspada" paparnya.

Pasien asal australia ED tersebut saat pulang sudah dinyatakan sembuh oleh Tim Medis penanggulangan flu Babi yang diketuai dr. Sumardi. namun karena hasilnya positife di himbau selama 14 hari kedepan yang bersangkutan tetap dipantau dan jangan terlalu sering bersinggungan dengan orang lain.

Sementara itu Rombongan dokter RSUP Dr Sardjito yang pada tanggal 13/ 7 / 2009 dini hari pukul 02.00 baru pulang dari Korea Selatan Via Bali, kemarin pada hari selasa 14/ 7/ 09 masuk dirawat sebanyak 5 orang, dirawat diruang terpisah namun pagi ini (16/7/09) bertambah 1 orang yang ikut masuk RSUP Dr Sardjito sehingga jumlahnya ada 6 orang dokter.

Rabu, 15 Juli 2009

Korban Mutilasi di Bawa Polda Jatim

Korban Mutilasi yang ditemukan di Bus Sumber kencono dan jenazahnya dititipkan di RSUP Dr sardjito, pada siang ini telah dijemput oleh petugas Polda Jatim dengan menggunakan mobil Lantas Polda Jatim.
Jenazah berupa kepala dan 2 potongang tangan tersebut diambil pada pukul 12.30 WIB siang ini (15/7) untuk di identifikasi oleh Pihak kepolisian dengan mencocokkan potongan tubuh yang lainnya.
adapun hasil Visum dari Pihak RSUP Dr Sardjito belum bisa diketahui hasilnya dan baru diketahui 1 minggu kemudian, perlu diketahui pula bahwa hasil tersebut tidak bisa disampaikan secara terbuka, dan akan disampaikan langsung ke pihak kepolisian yang meminta dilakukannya visum.

15 Juni 2009, kembali 5 orang H1N1 dirawat di RSUP Dr Sardjito

Sejumlah 5 Pasien H1N1 baru, kembali masuk RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. sedangkan 4 pasien lainnya telah dipulangkan dalam kondisi sembuh diantaranya NV (18th), GB (18), G (43) petugas kesehatan, ED (23) WNA Australia, sedangkan pasien W yang masuk pada 13 juni 2009 saat ini masih dirawat namun kondisinya sudah membaik dan tidak panas lagi.

Keempat pasien suspec H1N1 ini pulang pada tanggal 14 Juni 2009. Sedangkan penderita baru yang masuk ke RSUP Dr Sardjito pada hari yang sama sebanyak 5 orang diantaranya AR (20) asal sleman yang baru saja mendampingi 9 mahasiswa asal korea yang melakukan kunjungan ke Gunungkidul. VS (20) asal sleman, Al (14) asal klaten, Ch (14) asal klaten, AS (7 th) anak-anak asal Bantul yang baru saja pulang berlibur dari Thailand.

Sehingga keseluruhan pasien H1N1 yang dirawat di ruang isolasi kartika saat ini sebanyak 6 orang. Sedangkan dokter-dokter di RSUP Dr Sardjito yang baru datang dari korea, 5 dokter diantaranya saat ini melakukan upaya preventive dengan istirahat di RSUP Dr Sardjito diruang perawatan terpisah, sebagai upaya antisipasi jika terjangkit H1N1 serta adanya kekhawatiran dari mereka jikalau menjangkiti keluarganya. (banu hermawan)